Sebagai
orang beriman, kita harus percaya bahwa segala sesuatu yang diciptakan Allah
SWT pasti ada manfaatnya. Sekecil apapun itu. Begitu juga dengan menangis, dan
air mata. Ternyata keduanya memiliki arti penting dalam kehidupan kita.
Menangis itu
adalah suatu kegiatan yang merupakan pelampiasan perasaan. Ketika kita merasa
sedih, merasa terpukul, merasa kecewa, marah, kehilangan, kesepian, atau bahkan
kebahagiaan, kita dapat menangis. Menangis yang dapat melegakan hati dan
perasaan, menghilangkan beban pikiran maupun batin. Membuat segalanya seakan
lebih baik, lebih tenang, dan lebih lega. Coba bayangkan jika kita tidak bisa
menangis, apa yang akan kita lakukan supaya kita dapat merasa lega? Menangis
itu jauh lebih baik daripada mencaci maki, berteriak, bicara kasar ataupun yang
lain yang dapat membuat kita merasa lega.
Dengan
setetes air mata saja, beban kita dapat berkurang walau hanya sedikit. Ketika
kita merasa sedih, merasa kesal atau kecewa, kita tidak seharusnya mencaci diri
sendiri, berteriak, menjadi pemarah, sensitif dan penuh emosi. Kita cukup duduk
diam, pejamkan kedua mata, tarik nafas panjang, pikirkan apa yang menjadi beban
kita, dan dengan sendirinya tetes demi tetes air mata akan keluar mewakili
setiap perasaan kita. Biarkan saja air mata itu terus mengalir, dengan begitu
berarti beban kita juga akan terus keluar. Menangis itu tidak buruk, menangis
itu baik, karena dengan menangis, berarti kita telah berusaha membuang beban
yang ada. Daripada hanya sekedar dipendam dan berpura-pura tersenyum di
luarnya.
Selain itu,
air mata sendiri memiliki manfaat yang mungkin kalian semua belum tahu.
Secara
psikologis, menangis mampu membuat perasaan menjadi lebih baik, nyaman, dan
tenang karena tangisan dapat membantu menyingkirkan kimiawi stres dalam tubuh.
Berkaitan dengan ini, ada 4 manfaat menangis.
- Meningkatkan moodMenangis bisa menurunkan tingkat depresi seseorang. Dengan menangis, mood
akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe
menangis karena luapan perasaan atau emosi mengandung 24% protein albumin yang
bermanfaat dalam mengatur kembali sistem metabolisme tubuh. Air mata tipe ini
jelas lebih baik dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.
- Mengurangi stressPenelitian menyatakan bahwa air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres
yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin.
- Melegakan perasaanSepertinya, setiap orang merasakan hal ini setelah menangis. Setelah menangis,
berbagai masalah dan cobaan yang mendera, kekesalan dan amarah yang menyesak,
serta goresan sakit hati biasanya berkurang dan muncullah perasaan lega.
Perasaan lega yang dialami seseorang setelah menangis muncul karena sistem
limbik, otak dan jantung menjadi lancar. Karena itu, keluarkanlah masalah di
pikiran dengan menangis, jangan dipendam karena bisa menjadi tangisan yang
meledak-ledak. Malu menagis sesak di dada, tertahan menjadi
ganjalan perasaan yang sewaktu-waktu bisa memporakporandakan pertahanan jiwa,
rasa bahkan raga.
- Menjadi penghalang agresivitasOrang yang sedang memuncak tingkat emosinya, meletup amarahnya biasanya akan berlaku dan bersikap lebih agresif bahkan bisa berdampak destruktif. Emosi yang diluapkan dengan menangis mampu menjadi penghalang agresivitas. Seperti yang diungkapkan Oren Hasson, seorang ilmuwan dari Univesitas Tel Aviv, Israel, bahwa dengan air mata, seseorang sebenarnya tengah menurunkan mekanisme pertahanan dirinya dan memberikan simbol dirinya tengah menyerah.
Dari segi
medis, kegiatan mengundang dan mencurahkan air mata ini memiliki beberapa manfaat
untuk kesehatan, khususnya mata. Manfaat tersebut sebagaimana dikutif dari
Beliefnet di antaranya :
- Membantu
penglihatan. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada
membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.
- Membunuh
bakteri. Air mata berfungsi sebagai antibakteri alami. Tanpa obat tetes
mata, sebenarnya mata sudah mempunyai proteksi sendiri. Di dalam air mata
terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat
membunuh sekitar 90-95 % bakteri yang tertinggal hanya dalam 5 menit.
Misalnya, bakteri yang terserap dari keyboard komputer, pegangan tangga,
bersin, serta tempat-tempat yang mengandung bakteri.
- Mengeluarkan
racun. William Frey, seorang ahli biokimia yang telah
melakukan beberapa studi tentang air mata menyatakan bahwa air mata yang
keluar saat menangis karena faktor emosional ternyata mengandung racun.
Jadi, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa racun dari dalam
tubuh terbawa dan dikeluarkan melalui mata.
- Membantu
melawan penyakit. Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu
melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah
tinggi. Bagaimanapun, perasaan tertekan dan tersakiti bisa membuat
seseorang stres. Endapan stres yang terpendam dengan menahan tangisan
inilah yang sering menimbulkan gejala tekanan darah tinggi dan penyakit
lainnya yang dipicu oleh stres.
Nah.. sudah
jelas kan kalau sebenarnya menangis dan air mata itu juga mempunyai manfaat
secara psikologis maupun medis. Jadi memang tidak selamanya menangis itu buruk.
Hanya saja, kita tetap harus memilah mana hal-hal yang memang perlu ditangisi
atau tidak. Kalian boleh menangis ketika kalian benar-benar merasa terbebani, menangislah
dan buanglah beban itu jauh-jauh. Lampiaskan perasaan kalian dengan menangis
maka kalian akan lega. Tidak perlu takut untuk menangis, tidak perlu malu untuk
menangis, karena itu memang sangat manusiawi. :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar